Potensi Alam Desa Napo Laok
Berdasarkan Letak Geografis Desa Napo Laok memiliki
kekayaan Sumber Daya Alam Melimpah dan peluang prospek pemanfaatan potensi
yang besar. Potensi Sumber Daya Alam
Desa Napo Laok yaitu sektor peternakan dan pertanian.
Peternakan
Sektor Peternakan di Desa Napo Laok mayoritas warga
memelihara hewan ternak seperti sapi, kambing, dan ayam. Hasil hewan ternak
tersebut dapat diperjualbelikan secara hidup dan dalam bentuk daging yang siap
diolah atau dikonsumsi.
Prospek usaha perternakan di desa napo laok memiliki
prospek yang baik, harga yang ditawarkan cukup memberikan keuntungan kepada
peternak sebab biaya produksi pada usaha peternakan di desa itu cenderung
relatif lebih rendah. Dalam memulai peternakan di desa khususnya desa Napo Laok
dalam pembuatan kandang membutuhkan biaya yang lebih murah karena mayoritas
kandang terbuat dari bilik yang mana itu bahan yang digunakan mudah didapatkan
dan untuk pakan ternakanya itu sendiri juga mudah untuk didapatkan sebab rumput
dan jerami banyak di temukan disekitar desa.
Selain untuk diperjualbelikan dan konsumsi hewan ternak
contoh seperti sapi itu dimanfaatkan tenaganya oleh para petani untuk membajak
sawah dan ladang sehingga hewan ternak tersebut dapat membantu para petani
dalam mengelolah ladang dan sawah. Di desa Napo Laok sendiri masih banyak
memanfaatkan tenaga sapi dalam mengelola lahan pertanian karena untuk tenaga
mesin sendiri masih jarang.
Pertanian
Sektor Pertanian menjadi salah satu
komoditas unggulan yang ada di Desa Napo Laok.
a. Padi
Sektor pertanian pada desa Napo Laok bergantung pada iklim yang terjadi.
Daerah desa Napo Laok merupakan desa di bagian perbukitan yang dicocok ditanami
padi.
Tanaman padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Desa Napo Laok
memiliki suhu yang sesuai bagi tanaman padi yaitu pada suhu 230C
keatas. Budidaya padi sawah terdiri dari beberapa tahap yaitu pengolahan lahan,
penyemaian, penanaman, pemeliharaan tanaman (pemupukan, penyiangan dan
pengendalian hama serta penyakit) dan pemanenan. Sistem tanam di Desa Napo Laok
menggunakan tradisional.
b. Tembakau
Desa Napo Laok dikenal juga dalam sektor pertanian memiliki potensi
tanam tembakau. Tanaman tembakau merupakan
tanaman beriklim Tropis yang berasal dari benua Amerika. Awalnya tanaman
tembakau merupakan tanaman hias dan tanaman obat-obatan yang ditanam di Eropa,
barulah pada tahun 1552 di Spanyol berkembang dan dimanfaatkan sebagai cerutu.
Tembakau di Desa Napo Laok dimanfaatkan sebagai industri bahan baku rokok dan
cerutu serta bahan baku pestisida.
c. Ubi
Ubi jalar menjadi salah satu jenis tanaman yang bisa tumbuh optimal di
Desa Napo Laok. Budidaya ubi jalar cocok dilakukan di daerah tropis yang panas
dan lembab. Suhu ideal bagi tanaman ini adalah 21 – 270C dengan curah hujan 750
– 1500 mm per tahun. Budidaya ubi jalar memerlukan penyinaran matahari
sekitar 11 – 12 jam sehari. Di Indonesia budidaya ubi jalar mencapai
produktivitas yang paling optimal bila ditanam di dataran rendah hingga
ketinggian 500 meter dari permukaan laut. Namun tanaman ini masih bisa tumbuh
dengan baik pada ketinggian 1.000 meter, hanya saja jangka waktu tanam hingga
panen menjadi lebih panjang.
d. Singkong
Singkong menjadi salah satu tanaman yang tumbuh optimal di desa napo
laok. Singkong termasuk ke dalam famili Euphorbiaceae dengan nama latin Manihot esculenta Crantz.
Tanaman singkong sering dijadikan makanan pokok karena mengandung karbohidrat
yang tinggi, selain itu tanaman ini juga mengandung vitamin dan juga mineral.
Singkong memiliki batang berbentuk bulat dan berbuku-buku, tanaman singkong
menghasilkan umbi berwarna coklat, daun singkon berbentuk menjari dan lonjong.
e. Jagung
Terdapat juga sektor pertanian berupa jagung yang dilakukan di
lahan-lahan pribadi milik warga. Tamanan jagung merupakan tanaman pangan
penting dari serealia selain gandum dan padi. Seiring berjalannya waktu,
pertanian jagung semakin meningkat di berbagai daerah yang salah satunya juga
Madura. Tanaman jagung dapat dijadikan sebagai alternatif penghasil sumber
energi memiliki kandungan karbohidrat tinggi bagi manusia. Tanaman jagung
bernilai gizi tinggi sebagai tanaman pokok untuk dikonsumsi. Pada pengolahan
hasil panen dari tanaman jagung sendiri banyak dilakukan dengan menjual hasil
panen kepada pengepul pengolahan jagung maupun diperjual belikan secara
mandiri. Kegiatan pertanian di desa Napo Laok mengintegrasikan dengan kegiatan
peternakan yang saling menguntungkan. Dari segi pertanian diuntungkan dengan
pemanfaatan kotoran ternak yang dijadikan pupuk kompos untuk tanaman sekaligus
memperbaiki kualitas dan kesuburan tanah. Sedangkan pada sektor peternakan
diuntungkan dengan pemanfaatan limbah dari pertanian yang dapat dijadikan
sebagai pakan ternak.
f. Kelapa
Sektor pertanian pada desa Napo Laok bergantung pada iklim yang terjadi.
Desa Napo Laok merupakan desa yang paling cocok ditanami dengan pohon kelapa.
Di Indonesia merupakan negara yang meiliki lahan tanaman terbesar di dunia
dengan luas area 3,88 juta hektar, yang memroduksi 3,2 juta ton setara korpra.
Permintaan produk-produk berbahan kelapa masih terus meningkat baik untuk
ekspor maupun pasar dalam negeri. Tanaman kelapa merupakan tanaman yang dapat
dimanfaatkan di semua bagian tamananya. Pemanfaatan kelapa di Desa Napo Laok
masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Namun mayoritas warga desa
memanfaatkan sabut kelapa sebagai bahan dasar pembuatan sapu yang dibuat untuk
rumah masing-masing.
0 komentar: